
Indonesia kaya akan tumbuhan rempah. Salah satu yang terbaik adalah Jahe. Dalam ilmu biologi, jahe dikenal dengan nama Latin Zingiber officinale.
Sistem taksonomi menempatkannya dalam kelompok suku temu-temuan,
monokotil dengan batang semu. Akar jahe berbentu rimpang (seperti umbi)
yang dikenal juga dengan istilah Rhizoma. Jahe masih berkerabat erat
dengan kunyit, temulawak, lengkuas, temu hitam dan masih banyak lagi
lainnya. Pada dasarnya, jahe masih dibagi lagi ke dalam beberapa varian.
Pembagian ini didasarkan pada bentuk rimpang dan juga warnanya. Meski
dibagi, kandungan senyawa aktifnya kurang lebih sama. Adapun varian jahe
antara lain jahe gajah atau badak, jahe emprit dan juga jahe merah. Di
antara ketiga jenis jahe ini, jahe emprit boleh jadi yang paling unik.